Beda Bahasa Beda Candaan

Enjoy a Joke (http://wallpapercave.com)

Sudah hampir dua tahun semenjak pertama kali saya bisa belajar bahasa Inggris secara serius. Dari yang awalnya setengah mati menghafalkan 5 kosa – kata, sampai sekarang yang sudah bisa menulis menggunakan bahasa Inggris tanpa menggunakan kamus sama sekali.

Dalam perjalanan panjang ini, banyak sekali perbedaan yang saya pelajari antara bahasa persatuan saya dengan bahasa Inggris. Dari mulai kata – kata, etika ketika berbicara dengan orang tua, dan lain sebagainya. Tapi dari semua perbedaan yang ada, dua hal yang sangat menarik menurut saya adalah perbedaan dalam ‘gaya melucu’.

Sebenarnya sudah menjadi pengetahuan umum bahwa suatu hal yang lucu di suatu negara belum tentu lucu di negara lain. Adakalanya suatu hal yang dianggap lucu oleh masyarakat di negara A, adalah hal yang sangat tabu untuk di bahas di negara B.

Contohnya di beberapa negara, membuat guyonan mengenai agama adalah suatu hal yang lucu manakala di negara lain hal ini adalah sebuah tindak kejahatan yang bisa mengantarkan pelakunya ke penjara. 😀

Okelah masalah suku, agama, dan ras memang tidak patut dijadikan candaan. Oleh karena itu, saya sekarang akan membahas tentang perbedaan guyonan dalam bahasa Inggris dan guyonan bahasa Indonesia secara umum saja.

Apa yang saya temukan selama dua tahun ini adalah, ketika saya membaca artikel – artikel di blog yang berbahasa Inggris, saya bisa tertawa terbahak – bahak ketika si penulis menyelipkan sedikit candaan untuk memberi ‘warna’ pada tulisannya. Tapi anehnya ketika saya terjemahkan arti candaan itu ke bahasa Indonesia, teman saya biasa saja mendengarnya bahkan mukanya datar – datar saja. Biasanya sambil menggerutu, “Biasa aja sih, gak lucu.” -?-

Mendengar komentar dan melihat ekspresi teman saya yang datar – datar saja, saya terkadang jadi bingung. Sebenarnya saya yang tidak normal atau teman saya? Kenapa candaan yang membuat saya terpingkal – pingkal sampai sakit perut, membuat teman saya tersenyum sedikit saja tidak bisa?

Setelah berpikir lama, sampai hari ini, barulah saya sadar dengan ungkapan; “Pemahaman bahasa asing kamu sudah tinggi jika kamu sudah mengerti candaan dalam bahasa asing tersebut.” Ternyata saya dan teman saya sama – sama normal, bedanya saya mengerti bahasa Inggris lebih banyak karena sering terpapar berbagai macam hiburan berbahasa Inggris, sedangkan teman saya tidak.

Hal lain yang membuat saya bingung adalah, saya bisa tertawa sampai sakit perut ketika membaca candaan yang ditulis dalam bahasa Inggris. Anehnya, tidak terpikir arti bahasa Indonesia dari candaan tersebut.  Dalam kata lain, saya memahami candaan tersebut memang menggunakan pola pikir bahasa Inggris bukan menggunakan pola pikir bahasa Indonesia. Hebat otak ini 😀 .

Contohnya tulisan dibawah. Sampai menggelegar suara ketawa saya ketika membacanya. Saya tidak tahu tapi, apakah menurut pembaca candaan dibawah ini lucu atau tidak.

“I don’t like to go around bragging about this. As you can imagine, it becomes taxing, especially at parties. People always want you to tell them some inane thing like what their dog’s name was when they were a kid. And then when you get it right, they freak out and buy you way too many drinks, or worse, try to start a religious cult centered around you. It gets stressful, so I just avoid the whole situation by talking incessantly about new video games and basketball scores” (Sumber: https://markmanson.net/11-shitty-things-we-all-do).

 

Sekian.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s