Minggu Ketiga dalam Menghadapi Tugas Optika

Skema Pengujian Resolving Power Kamera Lubang Jarum
Skema Pengujian Resolving Power Kamera Lubang Jarum

Di semester tiga ini, saya mengambil total 20 sks yang terbagi menjadi 9 mata kuliah. Salah satu mata kuliah yang saya ambil adalah mata kuliah optika, mata kuliah yang mengajarkan saya dan teman – teman untuk mengendalikan dan mempermainkan perilaku cahaya supaya nurut dengan kemauan kita. Kenapa dari 9 mata kuliah yang saya ambil saya bahas optika di tulisan ini? Karena mata kuliah optika ini sangat unik.

Pertama, pak dosen tidak akan menyelenggarakan ujian tengah semester (UTS) maupun ujian akhir semester (UAS). Pasti anda yang baca tulisan ini langsung komentar ‘Asik banget!’, yep memang asik. Tapi tidak ada ujian, tentu saja ada konsekuensinya. Apa konsekuensinya? Sederhana, konsekuensinya mahasiswa dinilai melalui projek mandiri yang super greget, hahaha.

Continue reading “Minggu Ketiga dalam Menghadapi Tugas Optika”

Metode Numerik, Matriks Sejuta Kali Sejuta dan Keberuntungan Pemula

Belajar metode numerik itu sangatlah menyenangkan! Tidak karena hanya menghasilkan angka, tapi perasaan/intuisi dalam menebak dan juga faktor keberuntungan menjadikan mata kuliah ini sangatlah menantang. Menebak? Ya, kalian tidak salah baca. Dalam mempelajari metode numerik, sebenarnya kita belajar bagaimana caranya menebak hasil/solusi numerik dari suatu masalah dengan tepat, cepat, efisien, dan dengan iterasi (percobaan) sesedikit mungkin.

Continue reading “Metode Numerik, Matriks Sejuta Kali Sejuta dan Keberuntungan Pemula”

Belajar Sepanjang Hayat Bukan Belajar Menjelang Ujian

Di semester ini, tepatnya semester 2, saya mengambil mata kuliah mekanika fluida yang sangat menarik. Meskipun menarik karena mempelajari sifat fluida, mata kuliah ini adalah mata kuliah yang dianggap sakral (baca: Sangat dihindari) oleh mayoritas mahasiswa teknik fisika UGM. Tanya kesana kemari, saya mendapat sedikit kabar burung kenapa mata kuliah tersebut menjadi sakral.

Banyak yang bilang, mata kuliah tersebut menjadi sakral karena materinya yang sulit. Tak sedikit pula yang mengatakan bahwa dosen yang mengajar cukup ketat dalam penilaian, yang menyebabkan mayoritas mahasiswa mendapatkan nilai C, D, dan E. Benarkah kabar burung tersebut? Well, ditulisan ini saya tidak akan membahas mengenai mekanika fluida. Yang akan saya bahas adalah, pesan tersurat pada kompetensi mata kuliah mekanika fluida yang dijelas oleh dosen saya saat pertemuan pertama.

Salah satu kompetensi mata kuliah mekanika fluida yang akan saya bahas  berbunyi kurang lebih sebagai berikut;

“Mahasiswa menyadari dan mampu melakukan pembelajaran sepanjang hayat.”

Sebuah pesan yang sangat sederhana, tapi memiliki efek yang sangat besar dalam kehidupan seseorang bila ia menjalankan pesan tersebut secara sungguh – sungguh. Ketika menyampaikan kompetensi tersebut, dosen saya, pak Kutut, menegaskan bahwa kesadaran bahwa belajar adalah kegiatan seumur hidup masih kurang disadari oleh mahasiswa, terutama mahasiswa baru menurut beliau. Hal ini tidaklah mengherankan, karena banyak mahasiswa, tidak hanya mahasiswa baru, yang hanya belajar saat sedang berada di dalam kelas atau dua minggu menjelang ujian. Dan inilah yang menjadi sumber masalah.

Empat Tebakan untuk Hasil Turunan Numerik yang Cukup Akurat

Dalam turunan numerik, kita mencari hasil turunan sebuah fungsi tanpa mengetahui persamaan analitis untuk turunan fungsi tersebut atau dapat dikatakan hanya menggunakan definisi turunan fungsi. Untuk mencari nilai turunan numerik, perlu dilakukan percobaan – percobaan agar hasil yang didapat mempunyai galat yang kecil. Saat tengah merenung di pelajaran metode numerik tadi siang, saya menemukan sebuah cara sederhana untuk mempersingkat proses percobaan dalam menentukan hasil turunan dengan galat terkecil.

Definisi Turunan
                      Definisi Turunan

Continue reading “Empat Tebakan untuk Hasil Turunan Numerik yang Cukup Akurat”

Ini Kuliah Bukan SMA!

Sudah hampir satu semester saya dan teman – teman kuliah di teknik fisika, tapi sayangnya bayang – bayang masa SMA sepertinya masih sulit untuk dilupakan. Hahaha. Terutama di pelajaran – pelajaran yang sedikit tidak bersahabat dari segi materi dan dosennya juga menyebalkan, dan tentu butuh kemampuan memahami rumus yang super duper banyak tapi yang dipakai cuman sedikit doang. Apalagi kalau bukan pelajaran Kimia Dasar dan Mekanika, dua pelajaran yang indah diawal tapi perlahan – lahan menusuk dan menyakiti hati yang rentan ini. Aih apasih!

Continue reading “Ini Kuliah Bukan SMA!”

Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada

kmtf
Logo KMTF UGM (Diambil dari sini)

Sejarah Pendirian

Sejarah Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada menurut Ir. Ester Wijayanti, MT, salah satu dosen tetap jurusan teknik fisika, dimulai daripada 5 Desember 1974. Saat itu, fakultas teknik UGM bersama BATAN menggagas usulan untuk membuka pendidikan tinggi yang mampu memenuhi tenaga trampil pada pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN. Setelah berbagai macam surat dan perjanjian diteken, akhirnya pada 19 Desember 1977, diresmikanlah Jurusan Teknik Nuklir yang berada di bawah naungan fakultas teknik Universitas Gadjah Mada. Kemudian pada tahun 1998/1999, diprakarsailah pendirian program studi teknik fisika oleh Jurusan Teknik Nuklir yang pada akhirnya pada tahun 2001, diganti namanya menjadi Jurusan Teknik Fisika. Jadi secara umum, saat kita membicarakan Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada, sebenarnya kita membicarakan program studi Teknik Nuklir sekaligus program studi Teknik Fisika itu sendiri. Continue reading “Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada”