Ingin Berbicara Seperti Orang Korea Asli? Coba Cara Ini!

Orang Korea ngomongnya cepet banget!!!

Pada tulisan kali ini, saya ingin membahas hal yang paling ditakutkan oleh para Koreaners terutama bagi mereka – mereka yang baru mulai belajar. Apa itu? Jawabannya adalah; kecepatan berbicara orang Korea. Saya yakin bahwa pikiran seperti; “Buset dah, ni orang ngomong apa dah, cepet banget ngomong Koreanya T___T,” (lalu menangis di pojokan kamar), pasti bukan hanya terpikirkan oleh saya sendiri.

Continue reading “Ingin Berbicara Seperti Orang Korea Asli? Coba Cara Ini!”

Cepat Lancar Berbahasa Asing dengan Teknik Shadowing

Catatan awal: Tulisan ini cukup panjang, jadi usahakan bacanya dalam keadaan tenang. Hayati setiap kalimat, hahaha,  semoga mendapatkan hal yang bermanfaat. 🙂 

Kemarin saat sedang membaca tulisan – tulisan Jeremy yang punya akun youtube Motivate Korean, saya menemukan teknik belajar Bahasa yang oleh Jeremy dinamakan sebagai teknik shadowing. Dari namanya, sudah jelas bahwa teknik ini adalah teknik belajar Bahasa yang menggunakan prinsip membayangi atau kalau saya lebih senang mengatakannya dengan prinsip duplikasi identik. Seperti biasa gaya tulisan saya, pembahasan teknik shadowing ini akan saya lakukan sambil bercerita pengalaman pribadi. Jadi ya harap bersabar dan dinikmati saja ya tulisannya. Karena bagaimanapun juga, teknik shadowing ini benar – benar membantu meningkatkan kemampuan percakapan dan memperluas penguasaan kosa – kata Bahasa Inggris saya dari yang awalnya mungkin hanya 10% menjadi hampir 90% dalam waktu enam bulan. Dengan didahului oleh cerita saya, harapannya pembaca akan lebih mudah mendapat bayangan bagaimana eksekusi riil teknik shadowing ini untuk belajar Bahasa Asing.

Continue reading “Cepat Lancar Berbahasa Asing dengan Teknik Shadowing”

Membuat Kalimat Panjang dalam Bahasa Korea itu Tidak Sulit!

Halo semua, apa kabar? Sudah terlalu lama saya hiatus, sekarang jadinya sedikit kagok waktu nulis. Hahaha. Okedeh, langsung aja. Jadi hari ini, saya ingin berbagi cerita yang mungkin bisa membantu mengurangi stress teman – teman yang sedang belajar bahasa Korea. Seperti yang kita tahu, bahasa Korea itu mempunyai struktur tulisan yang berbeda dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Struktur dasar kalimat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris adalah Subjek – Predikat – Objek (SPO), sedangkan dalam bahasa Korea struktur dasar kalimat adalah Subjek – Objek – Predikat (SOP), jadi ada perbedaan letak objek dan predikat antara bahasa Indonesia/Inggris dengan bahasa Korea.

Continue reading “Membuat Kalimat Panjang dalam Bahasa Korea itu Tidak Sulit!”

Sekelumit Kisah Menghadapi UN

“~Masa SMA adalah masa yang paling indah dan tak terlupakan di sepanjang hidup~”

(Anonim)

Pernah mendengar kata – kata diatas? Well, awalnya sulit bagi saya memercayai kata – kata yang sedikit hiperbolis itu. Tapi lima bulan setelah kelulusan, saat saya resmi menjadi seorang mahasiswa, baru saya sadari kebenaran kata – kata tersebut. Indah dan tak terlupakan, ya dua kata itulah yang paling tepat untuk menggambarkan masa sma terutama pada awal awal kelas dua belas sampai saat acara kelulusan. Kenapa begitu? Nah, itu dia yang akan coba saya ceritakan pada tulisan ini. Mengapa akhirnya masa SMA, terutama di akhir – akhir kelas dua belas, adalah masa – masa yang indah, tak terlupakan, dan tentu saja merupakan sebuah masa yang harus dinikmati dengan kebahagian bukan dengan ketakutan dan stress. Continue reading “Sekelumit Kisah Menghadapi UN”

OH TIDAK! IDE HEBATKU MELAYANG

Seringkali ketika sedang dalam kegiatan yang kurang strategis, anda memiliki ide – ide hebat untuk ditulis. Sebagai contoh ketika sedang solat, sedang bermain, atau bahkan ketika sedang menunaikan kewajiban kita sebagai seorang manusia di toilet. Sayangnya saat kegiatan – kegiatan itu berakhir, dan anda sudah menyiapkan laptop, entah kenapa ide – ide itu seakan – akan lenyap tak bersisa. Ide – ide hebat yang kadang sudah tergambar jelas susunan kalimatnya, menguap begitu saja bersamaan dengan munculnya laptop di depan mata.

Continue reading “OH TIDAK! IDE HEBATKU MELAYANG”